Dalam pelukan jingga senja
Aku masih berjubah dosa
Aku yang lalai dan silapku tiada jeda
Noda dan dosa bagaikan tiada noktahnya.
Aku yang semakin hanyut dalam kenistaan
Tak pernah berfikir dunia akan berakhir
Sedangkan aku menyadari
Dia fana dan hanya sementara.
Perjalananku yang tak bermakna
Dan kehidupankupun tiada bertepi
Aku seakan masih di buai mimpi
Mimpi berhiaskan pesona durjana.
Kuturutkan imamku kepada nafsu
Kusandarkan raga kepada murka
Hingga hidupku semakin tak tentu arah
Karna terlaknat terlumat amarah
Ya Robbi....
Ku tahu aku hanyalah debu
Namun aku tak pernah jemu mengharap hidayah-Mu
Dan aku selalu menunggu seruan lafas syahdu qalam-Mu
Secangkir kasih-Mu yang kupinta
Secawan ridho-Mu yang kuharap
Bagi memohon secebis do'a pembuka mata
Agar aku tak terbuai dalam angkara.
Ya Muhid
Engkau maha mendengar akan rintihan hatiku
Andai aku terkapar dan rebah
Izinkan aku rebah di serambi-Mu
Aamiiin
Tidak ada komentar:
Posting Komentar